Menurut catatan Mashudi
(http://mashudismada.wordpress.com/2009/03/29/instrumen-ptk-karya-tulis/), instrumen
merupakan bagian yang tidak kalah pentingnya dalam pelaksanaan PTK. Jenis
instrumen dapat bermacam-macam dalam satu PTK. Jenis instrumen ini harus sesuai
dengan karakteristik variabel atau masalah yang diamati. Triangulasi dan
saturasi (kecukupan informasi) perlu diperhatikan untuk menjamin validitas
data. Berikut ini adalah sumber-sumber data yang umum:
a. Sumber yang sudah ada
b. Pekerjaan siswa
c. Arsip
d. Kehidupan sehari-hari
• Buku harian, catatan lapangan, dan jurnal
• Video
• Foto
• Mengikuti kehidupan siswa (shadowing)
• Ceklis untuk observasi dan skala penilaian (rating scale)
e. Alat untuk bertanya
• Wawancara
• Survei
• Tes
Sementara itu, dijelaskan secara
lebih detail oleh Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani
Laksono dalam http://ptkguru.wordpress.com/2008/05/11/penelitian-tindakan-kelas%E2%80%94bentuk-dan-skenario-tindakan-serta-pengembangan-instrumen-untuk-mengukur-keberhasilan-tindakan/,
yaitu mengenai bentuk dan skenario tindakan, serta pengembangan instrumen
untuk mengukur keberhasilan tindakan sbb:
Bentuk dan Skenario Tindakan
Gagas pendapat perlu dilakukan mengenai tindakan apa saja yang dapat memecahkan
masalah yang dihadapi akan menghasilkan banyak alternatif tindakan yang dapat
dipilih. Dosen dan guru perlu membahas bentuk dan macam tindakan (atau
tindakan-tindakan) apa yang kira-kira paling dikehendaki untuk dicoba dan
dilaksanakan dalam kelas. Bentuk dan macam tindakan ini kemudian dimasukkan
dalam judul usulan penelitian yang akan disusun bersama oleh dosen dan guru.
Tindakan yang dipilih dapat disebutkan sebagai suatu nama tindakan (misalnya
penugasan siswa membaca materi pelajaran 10 menit sebelum pembelajaran) atau
dalam bentuk penggunaan salah satu bentuk media pembelajaran (misalnya
penggunaan peta konsep, penggunaan lingkungan sekitar sekolah, penggunaan
sungai, dan seterusnya), atau dapat pula dalam bentuk suatu strategi
pembelajaran (misalnya strategi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw atau STAD
atau TGT atau GI, strategi pembelajaran berbasis masalah dan seterusnya).
Bagaimana tindakan tersebut akan dilaksanakan dalam PTK perlu direncanakan
dengan cermat. Perencanaan pelaksanaan tindakan ini dituangkan dalam bentuk
Rencana Pembelajaran (RP) atau dalam bentuk Skenario Pembelajaran. Dalam
makalah ini dilampirkan (Lampiran 2) contoh salah satu RP untuk pembelajaran
dengan Problem Posing (Chotimah dkk., 2005).
Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Keberhasilan Tindakan
Instrumen yang diperlukan dalam penelitian tindakan kelas (PTK) haruslah
sejalan dengan prosedur dan langkah PTK. Instrumen untuk mengukur keberhasilan
tindakan dapat dipahami dari dua sisi yaitu sisi proses dan sisi hal yang
diamati.
Dari sisi proses
Dari sisi proses (bagan alirnya), instrumen dalam PTK harus dapat
menjangkau masalah yang berkaitan dengan input (kondisi awal), proses (saat
berlangsung), dan output (hasil).
a. Instrumen untuk input
Instrumen untuk input dapat dikembangkan dari hal-hal yang menjadi akar masalah
beserta pendukungnya. Misalnya: akar masalah adalah bekal awal/prestasi
tertentu dari peserta didik yang dianggap kurang. Dalam hal ini tes bekal awal
dapat menjadi instrumen yang tepat. Di samping itu, mungkin diperlukan pula
instrumen pendukung yang mengarah pada pemberdayaan tindakan yang akan
dilakukan, misalnya: format peta kelas dalam kondisi awal, buku teks dalam
kondisi awal, dst.
b. Instrumen untuk proses
Instrumen yang digunakan pada saat proses berlangsung berkaitan erat dengan
tindakan yang dipilih untuk dilakukan. Dalam tahap ini banyak format yang dapat
digunakan. Akan tetapi, format yang digunakan hendaknya yang sesuai dengan
tindakan yang dipilih.
c. Instrumen untuk output
Adapun instrumen untuk output berkaitan erat dengan evaluasi pencapaian hasil
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Misalnya: nilai 75 ditetapkan
sebagai ambang batas peningkatan (pada saat dilaksanakan tes bekal awal, nilai
peserta didik berkisar pada angka 50), maka pencapaian hasil yang belum sampai
pada angka 75 perlu untuk dilakukan tindakan lagi (ada siklus berikutnya).
Dari sisi Hal yang Diamati
Selain dari sisi proses (bagan alir), instrumen dapat pula dipahami dari sisi
hal yang diamati. Dari sisi hal yang diamati, instrumen dapat dikelompokkan
menjadi 3 (tiga), yaitu: instrumen untuk mengamati guru (observing teachers), instrumen
untuk mengamati kelas (observing classroom), dan instrumen untuk mengamati
perilaku siswa (observing students) (Reed dan Bergermann,1992).
a. Pengamatan terhadap Guru (Observing Teachers)
Pengamatan merupakan alat yang terbukti efektif untuk mempelajari tentang
metode dan strategi yang diimplementasikan di kelas, misalnya, tentang
organisasi kelas, respon siswa terhadap lingkungan kelas, dsb. Salah satu
bentuk instrumen pengamatan adalah catatan anekdotal (anecdotal record).
Catatan anekdotal memfokuskan pada hal-hal spesifik yang terjadi di dalam kelas
atau catatan tentang aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Catatan
anekdotal mencatat kejadian di dalam kelas secara informal dalam bentuk
naratif. Sejauh mungkin, catatan itu memuat deskripsi rinci dan lugas peristiwa
yang terjadi di kelas. Catatan anekdotal tidak mempersyaratkan pengamat
memperoleh latihan secara khusus. Suatu catatan anekdotal yang baik setidaknya
memiliki empat ciri, yaitu:
1) pengamat harus mengamati keseluruhan sekuensi peristiwa yang terjadi di
kelas,
2) tujuan, batas waktu dan rambu-rambu pengamatan jelas,
3) hasil pengamatan dicatat lengkap dan hati-hati, dan
4) pengamatan harus dilakukan secara objektif.
Beberapa model catatan anekdotal
yang diusulkan oleh Reed dan Bergermann (1992) dan dapat digunakan dalam PTK,
antara lain:
a) Catatan Anekdotal Peristiwa dalam Pembelajaran (Anecdotal Record for
Observing Instructional Events),
b) Catatan Anecdotal Interaksi Guru-Siswa (Anecdotal Teacher-Student
Interaction Form),
c) Catatan Anekdotal Pola Pengelompokan Belajar (Anecdotal Record Form for
Grouping Patterns),
d) Pengamatan Terstruktur (Structured Observation),
e) Lembar Pengamatan Model Manajemen Kelas (Checklist for Management Model),
f) Lembar Pengamatan Keterampilan Bertanya (Checklist for Examining Questions),
g) Catatan Anekdotal Aktivitas Pembelajaran (Anecdotal Record of Pre-, Whilst-,
and Post-Teaching Activities) ,
h) Catatan Anekdotal Membantu Siswa Berpartisipasi (Checklist for Routine
Involving Students), dsb.
b. Pengamatan terhadap Kelas
(Observing Classrooms)
Catatan anekdotal dapat dilengkapi
sambil melakukan pengamatan terhadap segala kejadian yang terjadi di kelas.
Pengamatan ini sangat bermanfaat karena dapat mengungkapkan praktik-praktik
pembelajaran yang menarik di kelas. Di samping itu, pengamatan itu dapat
menunjukkan strategi yang digunakan guru dalam menangani kendala dan hambatan
pembelajaran yang terjadi di kelas. Catatan anekdotal kelas meliputi deskripsi
tentang lingkungan fisik kelas, tata letaknya, dan manajemen kelas.
Beberapa model catatan anekdotal kelas yang diusulkan oleh Reed dan Bergermann
(1992) dan dapat digunakan dalam PTK, antara lain:
a) Format Anekdotal Organisasi Kelas (Form for Anecdotal Record of Classroom
Organization),
b) Format Peta Kelas (Form for a Classroom Map),
c) Observasi Kelas Terstruktur (Structured Observation of Classrooms),
d) Format Skala Pengkodean Lingkungan Sosial Kelas (Form for Coding Scale of
Classroom Social Environment),
e) Lembar Cek Wawancara Personalia Sekolah (Checklist for School Personnel
Interviews),
f) Lembar Cek Kompetensi (Checklist of Competencies), dsb.
c. Pengamatan terhadap Siswa
(Observing Students)
Pengamatan terhadap perilaku siswa dapat mengungkapkan berbagai hal yang
menarik. Masing-masing individu siswa dapat diamati secara individual atau
berkelompok sebelum, saat berlangsung, dan sesudah usai pembelajaran. Perubahan
pada setiap individu juga dapat diamati, dalam kurun waktu tertentu, mulai dari
sebelum dilakukan tindakan, saat tindakan diimplementasikan, dan seusai
tindakan.
Beberapa model pengamatan terhadap perilaku siswa diusulkan oleh Reed dan
Bergermann (1992) yang dapat digunakan dalam PTK, antara lain:
a) Tes Diagnostik (Diagnostic Test) ,
b) Catatan Anekdotal Perilaku Siswa (Anecdotal Record for Observing Students),
b) Format Bayangan (Shadowing Form),
c) Kartu Profil Siswa (Profile Card of Students),
d) Carta Deskripsi Profil Siswa (Descriptive Profile Chart),
e) Sistem Koding Partisipasi Siswa (Coding System to Observe Student Participation
in Lessons),
f) Inventori Kalimat tak Lengkap (Incomplete Sentence Inventory),
g) Pedoman Wawancara untuk Refleksi (Interview Guide for Reflection),
h) Sosiogram, dsb
Adapun instrumen lain selain catatan
anekdotal yang dapat digunakan dalam pengumpulan data PTK dapat berwujud:
(1) Pedoman Pengamatan.
Pengamatan partisipatif dilakukan oleh orang yang terlibat secara aktif
dalam proses pelaksanaan tindakan. Pengamatan ini dapat dilaksanakan dengan
pedoman pengamatan (format, daftar cek), catatan lapangan, jurnal harian,
observasi aktivitas di kelas, penggambaran interaksi dalam kelas, alat perekam
elektronik, atau pemetaan kelas (cf. Mills, 2004: 19). Pengamatan sangat cocok
untuk merekam data kualitatif, misalnya perilaku, aktivitas, dan proses lainnya.
Catatan lapangaan sebagai salah satu wujud dari pengamatan dapat digunakan
untuk mencatat data kualitatif, kasus istimewa, atau untuk melukiskan suatu
proses .
(2) Pedoman Wawancara
Untuk memperoleh data dan atau informasi yang lebih rinci dan untuk melengkapi
data hasil observasi, tim peneliti dapat melakukan wawancara kepada guru,
siswa, kepala sekolah dan fasilitator yang berkolaborasi. Wawancara digunakan
untuk mengungkap data yang berkaitan dengan sikap, pendapat, atau wawasan .
Wawancara dapat dilakukan secara bebas atau terstruktur. Wawancara hendaknya
dapat dilakukan dalam situasi informal, wajar, dan peneliti berperan sebagai
mitra. Wawancara hendaknya dilakukan dengan mempergunakan pedoman wawancara
agar semua informasi dapat diperoleh secara lengkap. Jika dianggap masih ada
informasi yang kurang, dapat pula dilakukan secara bebas. Guru yang
berkolaborasi dapat berperan pula sebagai pewawancara terhadap siswanya. Namun
harus dapat menjaga agar hasil wawancara memiliki objektivitas yang tinggi.
(3) Angket atau kuesioner
Indikator untuk angket atau kuesioner dikembangkan dari permasalahan yang ingin
digali.
(4) Pedoman Pengkajian Data dokumen
Dokumen yang dikaji dapat berupa: daftar hadir, silabus, hasil karya
peserta didik, hasil karya guru, arsip, lembar kerja dll.
(5) Tes dan Asesmen Alternatif
Pengambilan data yang berupa informasi mengenai pengetahuan, sikap, bakat
dan lainnya dapat dilakukan dengan tes atau pengukuran bekal awal atau hasil
belajar dengan berbagai prosedur asesmen (cf. Tim PGSM, 1999; Sumarno, 1997;
Mills, 2004).
Instrumen ini dikembangkan pada saat
penyusunan usulan penelitian atau dikembangkan setelah usulan penelitian
disetujui untuk didanai dan dilaksanakan. Keuntungannya bila instrumen
dikembangkan pada saat penyusunan usulan adalah peneliti telah mempersiapkan
diri lebih dini sehingga peneliti dapat lebih cepat mengimplementasikannya di
lapangan. Pengukuran keberhasilan tindakan sedapat mungkin telah ditetapkan
caranya sejak awal penelitian, demikian pula kriteria keberhasilan tindakannya.
Keberhasilan tindakan ini disebut sebagai indikator keberhasilan tindakan.
Indikator keberhasilan tindakan biasanya ditetapkan berdasarkan suatu ukuran
standar yang berlaku. Misalnya: pencapaian penguasaan kompetensi sebesar 75% ditetapkan
sebagai ambang batas ketuntasan belajar (pada saat dilaksanakan tes awal, nilai
peserta didik berkisar pada angka 50), maka pencapaian hasil yang belum sampai
75% diartikan masih perlu dilakukan tindakan lagi (ada siklus berikutnya).
Contoh instrumen wawancara sebagai
berikut ( bersumber dari http://ktiptk.blogspirit.com/archive/2009/01/24/instrumen-penelitian.html)
sbb:
Pengembangan
E-Learning Metode Pembelajaran IPS SD Dengan Pendekatan Inkuiri, Jigsaw, PBL,
Group Investigation, TGT dan STAD
Pedoman Wawancara
|
Nama
Guru :
...........................................................................................................
SD :
...........................................................................................................
Kelas :
...........................................................................................................
Pendidikan :
..........................................................................................................
Pewawancara :
...........................................................................................................
Hari/Tanggal :...........................................................................................................
Jam
wawancara:
..........................................................................................................
|
Pertanyaan:
- Berapa lama Bapak/Ibu Guru mengajar
IPS di kelas ini?
..............................................................................................................................
…………………………………………………………………………………..
- Berapa jumlah siswa yang belajar
IPS di kelas Bapak/Ibu?
Laki-laki:........................Orang Perempuan:
............................... Orang
- Topik-topik
apa saja yang dapat diselesaikan dalam pembelajaran IPS di kelas
Bapak/Ibu?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
- Bagaimana
cara Bapak/Ibu mengembangkan silabus IPS sebelum mengajar IPS di kelas?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
- Bagaimana
cara Bapak/Ibu mengembangkan RPP IPS sebelum mengajar di kelas?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
- Kesulitan
apa saja yang Bapak/Ibu hadapi dalam melaksanakan pembelajaran IPS di
kelas?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
- Apakah
Bapak/Ibu guru pernah melaksanakan pembelajaran IPS dengan pendekatan
inkuiri?
a. Pernah, kesulitannya adalah
....................................................................................................................................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
b. Belum,kesulitannya.
...............................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
- Apakah
Ibu guru pernah melaksanakan pembelajaran IPS dengan model Jigsaw?
a. Pernah, kesulitannya adalah
....................................................................................................................................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
b. Belum,kesulitannya.
...............................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
- Apakah Ibu
guru pernah melaksanakan pembelajaran IPS dengan model PBL?
a. Pernah, kesulitannya adalah
....................................................................................................................................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
....................................................................................................................................................................................................................................
b. Belum, kesulitannya.
...............................................................................
......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Apakah Ibu guru pernah melaksanakan pembelajaran
IPS dengan model Group
Investigation?
a. Pernah, kesulitannya adalah
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b. Belum, kesulitannya.
...............................................................................
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Apakah Ibu guru pernah melaksanakan pembelajaran IPS
dengan model TGT?
a. Pernah, kesulitannya adalah
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b. Belum, kesulitannya.
...............................................................................
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Apakah
Bapak/Ibu guru pernah melaksanakan pembelajaran IPS dengan model
STAD?
a. Pernah, kesulitannya adalah
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b. Belum, kesulitannya.
...............................................................................
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Bagaimana cara mengatasi kesulitan tersebut?
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Bagaimana
dampak penggunaan model inkuiri, Jigsaw, PBL, group investigation, TGT dan
STAD dalam pembelajaran IPS di kelas?
a. Aktivitas
siswa?.................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b. Kreativitas siswa ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
c. Interaksi guru dan
siswa...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
d. Ketercapaian
kompetensi.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
e. Suasana menyenangkan
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
- Bagaimana
pemanfaatan sumber belajar di dalam pembelajaran model inkuiri, Jigsaw,
PBL, group investigation, TGT dan STAD dalam pembelajaran IPS di kelas?
a. Lingkungan..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b. Buku teks
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
c. Nara sumber
.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
d. Lainnya, sebutkan ......................................................................................